Resep Burnt Cheesecake

Resep Burnt Cheesecake Tahun Baru 2026, Lumer dan Praktis Dibuat

Resep Burnt Cheesecake Tahun Baru 2026, Lumer dan Praktis Dibuat
Resep Burnt Cheesecake Tahun Baru 2026, Lumer dan Praktis Dibuat

JAKARTA - Merayakan Tahun Baru tidak lengkap tanpa hidangan penutup istimewa yang memikat selera. Burnt cheesecake kini menjadi favorit karena perpaduan manis, gurih, dan tekstur lembut yang lumer di mulut.

Kue ini tidak hanya cantik dilihat tetapi juga sederhana dibuat di rumah. Dengan resep yang tepat, siapa pun bisa menyajikan hidangan penutup ala kafe tanpa biaya mahal.

Asal-usulnya menarik, karena pertama kali populer pada awal 1990-an di La Viña, San Sebastián, Spanyol. Chef Santiago Rivera bereksperimen untuk mendapatkan tekstur keju yang creamy dengan permukaan karamelisasi sempurna.

Keunikan burnt cheesecake terlihat dari tampilan “gosong” di luar dan lembut di dalam. Hal ini membuatnya pilihan sempurna untuk menyajikan resep istimewa pada malam pergantian tahun.

Resep Burnt Cheesecake Klasik untuk Tahun Baru

Bahan-bahan yang dibutuhkan mudah didapat dan ekonomis. Untuk versi klasik, siapkan 600 gram cream cheese, 200 gram gula halus, 18 gram tepung maizena, 1 butir telur utuh, 360 gram whipping cream cair, dan 20 gram vanilla essence.

Siapkan loyang bulat 15–16 cm, alasi kertas roti yang menjuntai keluar loyang. Pastikan semua bahan berada pada suhu ruang agar adonan mudah tercampur dan tekstur lebih halus.

Campurkan cream cheese dan gula halus dalam mangkuk besar, aduk hingga lembut. Tambahkan telur satu per satu dan aduk perlahan agar tidak terlalu banyak udara masuk.

Masukkan tepung maizena dan vanilla essence, aduk hingga tercampur rata. Tuang whipping cream secara perlahan sambil diaduk hingga adonan homogen.

Saring adonan untuk memastikan tidak ada gumpalan sebelum dituangkan ke dalam loyang. Panggang dalam oven 220–230°C selama 25–40 menit hingga permukaan gosong dan bagian tengah masih sedikit bergoyang.

Setelah matang, biarkan cheesecake dingin di suhu ruang. Masukkan ke kulkas minimal 4 jam atau semalaman sebelum disajikan agar tekstur lebih padat.

Burnt Cheesecake Varian Cokelat dan Matcha

Untuk variasi cokelat, siapkan 400 gram cream cheese, 60 gram gula pasir, 2 telur, 210 gram cream, 8 gram tepung maizena, 5 gram bubuk kakao, 120 gram dark chocolate leleh, ½ sdt vanilla essence, dan 2 cubit garam.

Campur cream cheese, gula, garam, dan vanilla essence hingga lembut. Tambahkan telur satu per satu, aduk rata, lalu ayak tepung maizena dan bubuk kakao ke dalam adonan.

Masukkan dark chocolate yang sudah dilelehkan bersama cream cair. Tuang adonan ke dalam loyang dan panggang 25–35 menit pada 220–230°C hingga permukaan gosong dan bagian tengah sedikit bergoyang.

Bagi pecinta teh hijau, varian matcha bisa menjadi pilihan unik. Gunakan 400 gram cream cheese, 100 gram gula, 3 telur plus 1 kuning telur, 200 gram fresh cream, 5 gram tepung maizena, dan 13 gram bubuk matcha.

Campurkan cream cheese, gula, telur, tepung maizena, dan fresh cream hingga rata. Masukkan bubuk matcha dengan saringan, aduk hingga halus, tuang ke loyang, dan panggang 220°C selama 25 menit, lanjut 5 menit dengan api atas, lalu diamkan 8 menit dalam oven.

Keluarkan kue dari oven, lepaskan kertas roti dengan hati-hati. Dinginkan di suhu ruang sebelum dimasukkan kulkas minimal 4 jam atau semalaman untuk hasil maksimal.

Tips dan Penyimpanan Burnt Cheesecake

Pastikan semua bahan berada pada suhu ruang agar adonan tercampur rata. Jangan overmix agar kue tidak berongga dan tekstur tetap creamy.

Panggang pada suhu tinggi 200–230°C untuk menciptakan permukaan gosong. Gunakan kertas roti yang menjuntai untuk tampilan rustic dan memudahkan pengeluaran kue dari loyang.

Jangan overbake, bagian tengah harus sedikit bergoyang saat dikeluarkan dari oven. Biarkan mendingin di suhu ruang sebelum dimasukkan kulkas agar retak tidak muncul.

Gunakan cream cheese berkualitas tinggi dengan lemak penuh untuk rasa lebih kaya dan tekstur lembut. Pendinginan bertahap memastikan kue tetap padat dan creamy.

Burnt cheesecake paling nikmat disajikan dingin setelah kulkas minimal 4 jam. Bisa ditaburi gula halus, buah beri segar, atau saus karamel untuk mempercantik tampilan dan menambah rasa.

Untuk penyimpanan jangka pendek, simpan dalam wadah kedap udara di kulkas hingga 3–4 hari. Jika ingin disimpan lebih lama, bungkus rapat dengan plastic wrap dan aluminium foil lalu bekukan hingga 3 bulan.

Saat akan disajikan dari freezer, pindahkan kue ke kulkas semalaman agar mencair perlahan. Cara ini menjaga tekstur tetap creamy dan rasa tetap nikmat.

Burnt cheesecake kini menjadi pilihan ideal untuk menyambut Tahun Baru. Dengan beberapa varian dan tips praktis, siapa pun bisa menikmati hidangan penutup lezat ala kafe di rumah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index