BBM Pertamina

Harga BBM Pertamina Januari 2026 Turun Serentak, Lengkap Daftar Terbaru Semua Wilayah Indonesia

Harga BBM Pertamina Januari 2026 Turun Serentak, Lengkap Daftar Terbaru Semua Wilayah Indonesia
Harga BBM Pertamina Januari 2026 Turun Serentak, Lengkap Daftar Terbaru Semua Wilayah Indonesia

JAKARTA - Awal tahun 2026 dibuka dengan perhatian publik yang tertuju pada perkembangan harga bahan bakar minyak. Penyesuaian harga BBM Pertamina menjadi topik penting karena berdampak langsung pada aktivitas harian masyarakat.

Pada Sabtu, 10 Januari 2026, Pertamina resmi melakukan penurunan harga BBM nonsubsidi. Kebijakan ini berlaku secara nasional dengan besaran yang berbeda di tiap wilayah.

Langkah penyesuaian harga tersebut dilakukan pada awal Januari. Penurunan ini sekaligus menjadi sinyal perubahan strategi harga BBM di tahun berjalan.

Wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 5 persen menjadi salah satu acuan utama. Daerah tersebut mencakup DKI Jakarta dan wilayah penyangganya.

Di kawasan ini, harga Pertamax kini dipatok Rp12.350 per liter. Angka tersebut turun Rp400 dari harga sebelumnya Rp12.750 per liter.

Penurunan harga juga terjadi pada jenis BBM nonsubsidi lainnya. Kondisi ini memberikan ruang penghematan bagi konsumen kendaraan bermotor.

Pertamax Turbo turut mengalami koreksi harga pada periode ini. Harga terbaru ditetapkan sebesar Rp13.400 per liter dari sebelumnya Rp13.750 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green 95 kini dijual dengan harga Rp13.150 per liter. Harga tersebut turun dari posisi sebelumnya Rp13.500 per liter.

Penyesuaian juga menyentuh jenis BBM diesel nonsubsidi. Dexlite mengalami penurunan cukup signifikan pada awal Januari 2026.

Harga Dexlite kini berada di level Rp13.500 per liter. Sebelumnya, harga BBM ini masih dipatok Rp14.700 per liter.

Selain Dexlite, Pertamina Dex juga mengalami penurunan harga. BBM jenis ini kini dibanderol Rp13.600 per liter dari sebelumnya Rp15.000 per liter.

Koreksi harga tersebut menjadi perhatian pengguna kendaraan diesel. Penurunan ini dinilai cukup membantu menekan biaya operasional.

Harga BBM Bersubsidi Tetap Stabil Awal Tahun

Di tengah penyesuaian BBM nonsubsidi, BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan harga. Pemerintah dan Pertamina tetap mempertahankan harga BBM subsidi.

Pertalite masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter. Harga ini berlaku merata di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Bio Solar bersubsidi tetap berada di angka Rp6.800 per liter. Harga tersebut belum mengalami perubahan hingga 10 Januari 2026.

Stabilitas harga BBM bersubsidi menjadi faktor penting bagi masyarakat menengah ke bawah. Kebijakan ini dinilai menjaga daya beli di awal tahun.

Dengan tidak adanya perubahan harga BBM subsidi, masyarakat memiliki kepastian biaya. Kondisi ini juga membantu sektor transportasi umum.

Pertamina memastikan distribusi BBM subsidi tetap berjalan normal. Pengawasan distribusi juga terus diperkuat.

Daftar Harga BBM Pertamina di Wilayah Sumatera

Di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harga BBM ditetapkan dengan struktur tertentu. Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Pertamax Rp12.500 per liter.

Pertamax Turbo di wilayah ini dipatok Rp13.400 per liter. Dexlite dijual Rp13.800 per liter dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter.

Harga Solar di Aceh dan Sumatera Utara tetap Rp6.800 per liter. Ketentuan ini berlaku sejak 10 Januari 2026.

Untuk wilayah Free Trade Zone Sabang, terdapat perbedaan harga BBM. Pertamax di kawasan ini dijual Rp11.500 per liter.

Pertalite di FTZ Sabang tetap Rp10.000 per liter. Dexlite dipatok Rp12.600 per liter dan Solar Rp6.800 per liter.

Di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu, harga BBM juga mengalami penyesuaian. Pertamax dijual Rp12.800 per liter.

Pertamax Turbo di wilayah tersebut dipatok Rp13.700 per liter. Dexlite dijual Rp14.100 per liter dan Pertamina Dex Rp14.200 per liter.

Harga Solar di kawasan ini masih berada di angka Rp6.800 per liter. Pertalite tetap Rp10.000 per liter.

FTZ Batam memiliki struktur harga tersendiri. Pertamax di wilayah ini dijual Rp11.850 per liter.

Pertamax Turbo dipatok Rp12.750 per liter dan Dexlite Rp12.800 per liter. Pertamina Dex dijual Rp12.900 per liter.

Pertalite di FTZ Batam tetap Rp10.000 per liter. Solar juga masih dijual Rp6.800 per liter.

Di Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax berada di level Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter.

Dexlite dipatok Rp13.800 per liter dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter. Harga Solar tetap Rp6.800 per liter.

Harga BBM di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur mengikuti harga acuan PBBKB 5 persen. Pertamax dijual Rp12.350 per liter.

Pertamax Turbo dipatok Rp13.400 per liter dan Pertamax Green 95 Rp13.150 per liter. Dexlite dijual Rp13.500 per liter.

Pertamina Dex di wilayah Jawa dijual Rp13.600 per liter. Harga Solar tetap berada di angka Rp6.800 per liter.

Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat, harga BBM relatif sama dengan Jawa. Pertamax dijual Rp12.350 per liter.

Pertamax Turbo di wilayah ini dipatok Rp13.400 per liter. Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing dijual Rp13.500 dan Rp13.600 per liter.

Harga Solar di Bali dan NTB tetap Rp6.800 per liter. Pertalite masih Rp10.000 per liter.

Di Nusa Tenggara Timur, harga Pertamax berada di level Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter.

Dexlite dipatok Rp13.800 per liter dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter. Solar tetap Rp6.800 per liter.

Bio Solar nonsubsidi di NTT dijual Rp13.700 per liter. Ketentuan ini berlaku sejak 10 Januari 2026.

Harga BBM di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua

Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah menetapkan harga Pertamax Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter.

Dexlite di kawasan ini dipatok Rp13.800 per liter. Pertamina Dex dijual Rp13.900 per liter.

Harga Solar di wilayah Kalimantan tersebut tetap Rp6.800 per liter. Pertalite masih Rp10.000 per liter.

Untuk Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan, harga Pertamax lebih tinggi. Pertamax dijual Rp12.950 per liter.

Pertamax Turbo dipatok Rp14.000 per liter. Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing dijual Rp14.100 dan Rp14.200 per liter.

Harga Solar di wilayah ini tetap Rp6.800 per liter. Pertalite tidak mengalami perubahan harga.

Di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Gorontalo, harga Pertamax Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter.

Dexlite dipatok Rp13.800 per liter dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter. Solar tetap Rp6.800 per liter.

Wilayah Maluku dan Maluku Utara menetapkan harga Pertamax Rp12.650 per liter. Dexlite dijual Rp13.800 per liter.

Pertalite di kawasan ini tetap Rp10.000 per liter. Solar masih berada di angka Rp6.800 per liter.

Di Papua, harga Pertamax berada di level Rp12.650 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp13.700 per liter.

Dexlite dipatok Rp13.800 per liter dan Solar Rp6.800 per liter. Pertalite tetap Rp10.000 per liter.

Untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya, harga Pertamax Rp12.650 per liter. Dexlite dijual Rp13.800 per liter.

Pertamina Dex di wilayah ini dipatok Rp13.900 per liter. Solar tetap Rp6.800 per liter.

Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Selatan memiliki harga serupa. Pertamax dijual Rp12.650 per liter.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index